Archive for the ‘definisi jihad’ Category

Jawaban syubhat definisi jihad

sambungan dari distorsi makna jihad….

3. Jawaban Atas Berbagai Dalil di Atas

Definisi jihad menurut bahasa sangat umum sehingga apapun usaha seseorang dengan motivasi baik maupun buruk jika ada unsur mengerahkan kemampuan bisa tergolong jihad-menurut bahasa. Namun, Islam telah meletakkan kata jihad dengan pengertian syar’i. Ratusan kata jihad tersebar di dalam Al Qur’an dan As Sunah. Pelaksanaan dan hukum-hukum jihad sendiri juga telah diatur syariat dengan sempurna. Para ulama ushul fiqih telah menetapkan kaidah,” Makna syar’i lebih diutamakan berdasarkan pengertian syara’, daripada pengertian bahasa maupun ‘urf.” [38]

Telah kita sebutkan di atas dasar-dasar dari Al Qur’an, As sunah dan pendapat para ulama salaf yang menyimpulkan makna syar’i dari kata jihad adalah perang melawan orang-orang kafir. Ini makna asasi dan pokok dari kata jihad. Meski demikian ada makna lain dari kata jihad ini seperti jihad melawan hawa nafsu, jihad dengan lisan, harta dan makna sekunder lainnya. Namun jihad tidak bisa dimaknakan dengan makna-makna sekunder ini, kecuali bila ada qarinah (dalil/hal lain) yang menyebabkan jihad tidak bisa dipakai dengan makna pokoknya.[39] Imam Ibnu Hajar berkata, Baca lebih lanjut

Iklan

distorsi makna jihad

sambungan dari definisi jihad

2.   DISTORSI MAKNA JIHAD

Saat ini, faridzah jihad merupakan faridzah yang paling banyak mendapat serangan baik dari orang-orang kafir maupun dari orang-orang Islam sendiri, baik kalangan pengikut orientalis bahkan juga sebagian ulama yang mukhlish -tanpa mereka sadari ikut menikam jihad –. Serangan-serangan ini hadir lewat berbagai pemahaman yang mereka sebarkan yang bertentangan dengan Al Qur’an, As Sunah, ijma’ salaful umah dan realita kehidupan umat Islam zaman keemasan mereka. Di antara sebagian pemahaman yang melenceng dalam memahami makna jihad ini adalah :

A. Makna Jihad Secara Syar’i Bukan Perang

Ada sebagian orang saat ini yang mulai mengutak-atik makna jihad ini. Mereka memandang memaknai jihad dengan kata perang melawan orang-orang kafir merupakan pengertian yang picik, sempit dan justru semakin memojokkan Islam yang selalu dituduh pihak orientalis sebagai agama yang tesebar dengan pedang dan kekerasan, agama teroris dan sebagainya. Untuk itu, mereka mencari-cari dalil dari Al Qur’an dan As sunah, kiranya memperkuat pendapat mereka yang “moderat” tersebut. Di antara dalil yang mereka gunakan adalah : Baca lebih lanjut

Definisi JIhad

1. J I H A D
ANTARA DEFINISI SYAR’I DAN USAHA DISTORSI

I. DEFINISI SECARA BAHASA

Kata jahada-yajhadu-al juhdu wa al jahdu جهد-يجهد-الجهد-الحهد) ) mempunyai lebih dari 20 makna, semuanya berkisar pada makna kemampuan (الطاقة ) , kesulitan (المشقة ) , keluasan (الوسع) (kemampuan dan kesempatan), (القتال) perang dan ( (المبالغة bersungguh-sungguh. Karena itu para ahli tafsir, ahli hadits, ahli fiqih dan ahli bahasa selalu mengartikan jihad secara bahasa dengan makna mencurahkan segenap kemampuan atau (bersungguh-sungguh menundukkan) kesulitan. [1]

Syaikh Musthofa al Suyuthi berkata,” Al jihadu merupakan mashdar dari kata jaahada-jihaadan wa mujaahadatan maknanya bersunggh-sungguh (mencurahkan kemampuan) dalam memerangi musuh.”[2]

Kata jahada-juhdun dan jahdun sudah mempunyai makna mubalaghah (bersungguh-sungguh). Apalagi kata jihad yang berasal dari kata jaahada dengan sighah mubalaghah, tentulah maknanya bersungguh-sungguh kuadrat. Ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak saling mengerahkan kemampuan maksimalnya untuk mengalahkan lawannya..[3] Itulah sebabnya para pakar bahasa menyebutkan makna jihad secara bahasa adalah :

بَذْلُ أَقْصَي مَا يَسْتَطِيْعُهُ اْلإِنْسَانُ مِنْ طَاقَةٍ لِنَيْلِ مَحْبُوْبٍ أَوْ لِدَفْعِ مَكْرُوْهٍ.

“Mengerahkan seluruh kemampuan untuk mendapatkan kebaikan dan menolak bahaya” [4]. Atau :

اَلْمَشَقَّةُ بِبَذْلِ أَقْصَى مَا فِيْ الطَّاقَةِ وَالْوُسْعِ

” Menanggung kesulitan dengan mengerahkan segala kemampuan”.[5]

II. DEFINISI SECARA SYAR’I.

Bila disebutkan kata jihad fi sabilillah maka maknanya adalah berperang melawan orang-orang kafir untuk menegakkan kalimatulloh. Inilah definisi yang disebutkan oleh Baca lebih lanjut