Archive for the ‘harakah’ Category

PRINSIP-PRINSIP PEMIKIRAN KELOMPOK SALAFI GAYA BARU

PRINSIP PERTAMA : Mensikapi para da’I sebagaimana sikap khowarij, mensikapi para penguasa sebagaimana sikap murjiah, mensikapi jama’ah-jama’ah sebagaimana sikap rofidhoh dan mensikapi orang-orang yahudi, nasrani dan kafir sebagaimana sikap Qodariyyah.

 

Perkumpulan ini telah menjadikan tajrih (mencela) sebagai dien, dan menggunjing orang-orang sholih sebagai manhaj …. Dan telah terkumpul padanya kejelekan yang ada pada firqoh-forqoh (yang sesat).

(Maksud) penyikapan mereka kepada para da’I sebagaimana sikap khowarij adalah, mereka mengkafirkan orang yang melakukan kesalahan, dan mereka menganggap orang yang berbuat ma’siyat itu keluar dari Islam dan mereka menghalalkan darah mereka dan mewajibkan membunuh dan memeranginya.

Adapun pensikapan mereka kepada para penguasa sebagaimana sikap Murjiah adalah, (menurut mereka) Islam itu cukup hanya dengan lisan saja tanpa diaplikasikan dengan amal, adapun amal menurut mereka, jika dinisbahkan  pada penguasa (maka penguasa) itu telah  keluar dari penyebutan iman. Baca lebih lanjut

Iklan

Salafy Imitasi

Bahaya Para Pengklaim

salafi

Yang Berloyalitas Kepada Thoghut Hukum

Penghati-hatian Manusia Dari

Kesesatan

Firqah Jaamiyyah & Madkhaliyyah

Penulis Asy Syaikh Al MujahidAbu Muhammad ‘Ashim Al Maqdisiy

Alih Bahasa Abu Sulaiman

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan segala puji hanya milik Allah

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya

Wa ba’du…

Sesungguhnya Jaamiyyah dan Madkhaliyyah serta orang-orang yang berjalan diatas manhajnya, mereka tidak lain sebenarnya adalah kumpulan orang-orang sesat mariqin (yang keluar dari dien) lagi berloyalitas kepada para penguasa negeri-negeri mereka secara umum[1] dan kepada dinasti Sa’ud secara khusus. Mereka itu kelompok dari masyayikh pemerintah dan du’atnya, bahkan banyak dari mereka bagian dari intelligent-nya, mata-matanya, anshornya, dan wali-walinya.

Sedangkan hakikat mereka sebenarnya adalah telah disimpulkan oleh banyak ulama dan du’at di zaman kita dengan dua kalimat : [ Mereka itu khawarij mariqun terhadap du’at, murji’ah zanadiqah terhadap para thoghut ]

Terhadap para du’at yang tulus  mereka (bertindak,ed.) seperti orang-orang yang dikatakan oleh Ibnu Umar ra: << Makhluk yang paling jahat, mereka  mengambil ayat-ayat yang turun prihal orang-orang kafir terus mereka menjadikan terhadap orang-orang mu’min >>.

Sedangkan terhadap para pemerintah thoghut dan para penanggung jawab khamr maka mereka itu bersikap dengan paham orang-yang mengatakan :<< Dosa apapun tidak berbahaya bersama keimanan >>.[2]

  • Sedangkan para tokoh firqah ini di Hijaz adalah :

Muhammad Aman Al-Jaamiy, dia berasal dari Ethiopia yang datang ke  Al-Madinah Al-Munawwarah, dan dia mendapatkan kemudahan untuk mengajar di Masjid Nabawiy dan Jami’ah Al-Islamiyyah (Universitas Islam Madinah). Dia adalah pemilik laporan-laporan yang masyhur kepada pemerintah prihal masyayikh dan para pencari ilmu, dan dia telah binasa.

Baca lebih lanjut