Archive for the ‘dakwah’ Category

inilah dakwah kami

► Kami mengajak pada hijrah menuju Allah ta’ala dengan memurnikan tauhid, berlepas diri dari syirik dan tandid dan hijrah menuju Rosul-Nya shollallahu ‘alaihi wa sallam dengan memurnikan mutaba’ah padanya.

► Kami mengajak pada idh-harut tauhid (menampakkan tauhid) dengan mengumumkan ikatan iman yang paling kuat dan terus terang dengan millah dua kholil (kekasih), Muhammad dan Ibrohim ‘alaihimas salam, menampakkan tawalli (loyalitas) pada tauhid dan pemeluknya, dan menampakkan baro’ah (berlepas diri) dari syirik dan pelakunya.

► Kami mengajak pada realisasi tauhid dengan jihad melawan para thoghut semua dengan lisan dan senjata untuk mengeluarkan hamba dari ibadah kepada hamba menuju ibadah pada Robbnya hamba dan mengeluarkan hamba dari manhaj-manhaj, undang-undang, din-din menuju keadilan dan cahaya Islam. Baca lebih lanjut

tafsir ayat hukum

Kajian firman Allah

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَآأَنزَلَ اللهُ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

I. sababun nuzuul[1]

Sebab turunnya ayat ini ada dua pendapat dari para ulama :

1. “Seorang yahudi yang telah dihitamkan dan dicambuk dilewatkan dihadapan Rosululloh SAW. Maka Rosululloh SAW memanggil mereka dan bertanya:

“Apakah seperti ini hukuman bagi orang yang berzina yang kalian dapatkan dalam taurat?”.

Mereka menjawab: “Ya”. Maka beliau memanggil salah seorang ulama mereka, lalu mengatakan kepadanya: “Aku menyumpahmu atas nama Dzat yang menurunkan taurot kepada Musa, apakah begini hukuman bagi orang yang berzina yang kalian dapatkan dalam kitab kalian?”.

Maka dia menjawab: “Demi Alloh tidak, dan kalau bukan karena engkau menyumpahku tentu aku tidak akan memberitahukannya kepadamu. Kami mendapatkan hukuman bagi orang yang berzina adalah rajam. Akan tetapi karena hal ini sering terjadi pada pemuka-pemuka kami. Padahal kami apabila yang melakukan pelanggaran seorang pemuka maka kami biarkan dan apabila yang melakukan pelanggaran itu seorang yang lemah, maka kami laksanakan hukuman. Maka kamipun mengatakan:”Mari kita membuat hukuman yang kita berlakukan untuk orang yang mulia maupun orang yang rendah.” Maka kami bersepakat untuk menghitamkan dan mencambuk. Maka Rosululloh SAW bersabda:

“Ya Alloh, sesungguhnya aku adalah orang yang pertama kali menghidupkan perintahMu ketika mereka mematikannya.”

Maka beliau memerintahkan untuk merajamnya. Lalu Alloh ‘Azza wa Jalla menurunkan ayat:

يَاأَيُّهَا الرَّسُولُ لاَيَحْزُنكَ الَّذِينَ يسارعون في الكفر — إلى قوله

“Wahai Rosul, janganlah menjadikan kamu sedih orang-orang yang bergegas-gegas melakukan kekafiran — sampai —

firman Alloh yang berbunyi:

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَآأَنزَلَ اللهُ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

“Dan barangsiapa tidak memutuskan perkara dengan apa yang diturunkan Alloh maka mereka adalah orang-orang kafir.”

Baca lebih lanjut

Untuk para ulama

Wahai para ulama’….

Manakah ancaman yang lebih berat?

Ditulis oleh: Syaikh Isa bin Sa’ad Alu ‘Ausyan.

Sesungguhnya orang yang mengikuti berita dan memikirkan para ulama’ hari ini pasti akan mendapatkan bahwa mereka menghadapi kondisi yang sangat sulit pada hari-hari yang begitu susah ini dan dimana umat berjalan dengan pasti untuk menghadapi musuh-musuhnya, hal itu disebabkan para ulama’ hari ini diantara dua ancaman dan dua tekanan.

Ancaman pertama: Ancaman Alloh SWT kepada mereka bahwa orang yang menyembunyikan ilmu maka akan dicambuk dengan cambukan dari api neraka, karena telah diriwayatkan musnad Imam Ahmad dari Abu Huroiroh dan selainnya bahwa Rosululloh SAW berkata:

Baca lebih lanjut

Ceramah al maqdisi

Ceramah Syaikh Abu Muhammad ‘Ashim Al Maqdisiy hafidzahullah (bag 1)

(1) TEGAKNYA AGAMA DENGAN KITAB YANG MEMBERI PETUNJUK DAN PEDANG YANG MENOLONG DAN CUKUPLAH TUHANMU MENJADI

PEMBERI PETUNJUK DAN PENOLONG

Berkata Jabir bin Abdillah radhiyallaahu ‘anhu sementara ia membawa pedang di salah satu tangannya dan mushhaf di tangannya yang lain, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami agar memukul dengan ini (pedang) orang yang menyimpang dari ini (kitab).”

Perkataan Jabir bin Abdillah ini merupakan penafsiran terhadap firman Allah Ta’ala :

لقد أرسلنا رسلنا بالبينات وأنزلنا معهم الكتاب والميزان ليقوم الناس بالقسط

Sungguh Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-kitab dan timbangan agar manusia dapat melaksanakan keadilan.” (Al-hadid : 25)

“Maksud dari diutusnya rasul-rasul dan diturunkannya kitab-kitab adalah agar manusia dapat melaksanakan keadilan dalam hak-hak Allah dan hak-hak hamba-Nya.” (Fatawa Syaikhul Islam 28/263)

Dan di antara hak Allah Ta’ala yang paling besar yang dengannya diutus seluruh rasul dan diturunkan semua kitabullah adalah agar manusia merealisasikan tauhid yang merupakan pemurnian ibadah kepada Allah dalam semua segi kehidupan mereka. Seluruh dakwah para rasul dan semua kitab yang diturunkan Allah kepada mereka dari pertama hingga terakhir berbicara tentang kebenaran yang agung ini yang intinya adalah :