Archive for the ‘al-maqdisi’ Category

inilah dakwah kami

► Kami mengajak pada hijrah menuju Allah ta’ala dengan memurnikan tauhid, berlepas diri dari syirik dan tandid dan hijrah menuju Rosul-Nya shollallahu ‘alaihi wa sallam dengan memurnikan mutaba’ah padanya.

► Kami mengajak pada idh-harut tauhid (menampakkan tauhid) dengan mengumumkan ikatan iman yang paling kuat dan terus terang dengan millah dua kholil (kekasih), Muhammad dan Ibrohim ‘alaihimas salam, menampakkan tawalli (loyalitas) pada tauhid dan pemeluknya, dan menampakkan baro’ah (berlepas diri) dari syirik dan pelakunya.

► Kami mengajak pada realisasi tauhid dengan jihad melawan para thoghut semua dengan lisan dan senjata untuk mengeluarkan hamba dari ibadah kepada hamba menuju ibadah pada Robbnya hamba dan mengeluarkan hamba dari manhaj-manhaj, undang-undang, din-din menuju keadilan dan cahaya Islam. Baca lebih lanjut

Iklan

Salafy Imitasi

Bahaya Para Pengklaim

salafi

Yang Berloyalitas Kepada Thoghut Hukum

Penghati-hatian Manusia Dari

Kesesatan

Firqah Jaamiyyah & Madkhaliyyah

Penulis Asy Syaikh Al MujahidAbu Muhammad ‘Ashim Al Maqdisiy

Alih Bahasa Abu Sulaiman

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan segala puji hanya milik Allah

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya

Wa ba’du…

Sesungguhnya Jaamiyyah dan Madkhaliyyah serta orang-orang yang berjalan diatas manhajnya, mereka tidak lain sebenarnya adalah kumpulan orang-orang sesat mariqin (yang keluar dari dien) lagi berloyalitas kepada para penguasa negeri-negeri mereka secara umum[1] dan kepada dinasti Sa’ud secara khusus. Mereka itu kelompok dari masyayikh pemerintah dan du’atnya, bahkan banyak dari mereka bagian dari intelligent-nya, mata-matanya, anshornya, dan wali-walinya.

Sedangkan hakikat mereka sebenarnya adalah telah disimpulkan oleh banyak ulama dan du’at di zaman kita dengan dua kalimat : [ Mereka itu khawarij mariqun terhadap du’at, murji’ah zanadiqah terhadap para thoghut ]

Terhadap para du’at yang tulus  mereka (bertindak,ed.) seperti orang-orang yang dikatakan oleh Ibnu Umar ra: << Makhluk yang paling jahat, mereka  mengambil ayat-ayat yang turun prihal orang-orang kafir terus mereka menjadikan terhadap orang-orang mu’min >>.

Sedangkan terhadap para pemerintah thoghut dan para penanggung jawab khamr maka mereka itu bersikap dengan paham orang-yang mengatakan :<< Dosa apapun tidak berbahaya bersama keimanan >>.[2]

  • Sedangkan para tokoh firqah ini di Hijaz adalah :

Muhammad Aman Al-Jaamiy, dia berasal dari Ethiopia yang datang ke  Al-Madinah Al-Munawwarah, dan dia mendapatkan kemudahan untuk mengajar di Masjid Nabawiy dan Jami’ah Al-Islamiyyah (Universitas Islam Madinah). Dia adalah pemilik laporan-laporan yang masyhur kepada pemerintah prihal masyayikh dan para pencari ilmu, dan dia telah binasa.

Baca lebih lanjut

Ceramah al maqdisi

Ceramah Syaikh Abu Muhammad ‘Ashim Al Maqdisiy hafidzahullah (bag 1)

(1) TEGAKNYA AGAMA DENGAN KITAB YANG MEMBERI PETUNJUK DAN PEDANG YANG MENOLONG DAN CUKUPLAH TUHANMU MENJADI

PEMBERI PETUNJUK DAN PENOLONG

Berkata Jabir bin Abdillah radhiyallaahu ‘anhu sementara ia membawa pedang di salah satu tangannya dan mushhaf di tangannya yang lain, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami agar memukul dengan ini (pedang) orang yang menyimpang dari ini (kitab).”

Perkataan Jabir bin Abdillah ini merupakan penafsiran terhadap firman Allah Ta’ala :

لقد أرسلنا رسلنا بالبينات وأنزلنا معهم الكتاب والميزان ليقوم الناس بالقسط

Sungguh Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-kitab dan timbangan agar manusia dapat melaksanakan keadilan.” (Al-hadid : 25)

“Maksud dari diutusnya rasul-rasul dan diturunkannya kitab-kitab adalah agar manusia dapat melaksanakan keadilan dalam hak-hak Allah dan hak-hak hamba-Nya.” (Fatawa Syaikhul Islam 28/263)

Dan di antara hak Allah Ta’ala yang paling besar yang dengannya diutus seluruh rasul dan diturunkan semua kitabullah adalah agar manusia merealisasikan tauhid yang merupakan pemurnian ibadah kepada Allah dalam semua segi kehidupan mereka. Seluruh dakwah para rasul dan semua kitab yang diturunkan Allah kepada mereka dari pertama hingga terakhir berbicara tentang kebenaran yang agung ini yang intinya adalah :